Wajib Paham, Ini Biaya-biaya yang Harus Dikeluarkan Saat Jualan NFT

NFT yang melesat belakangan, membuat aset kripto satu ini tak luput dari pembicaraan. Terlebih lagi sejak kabar Ghozali Everyday yang mendadak viral lantaran meraup keuntungan hingga miliaran rupiah dari NFT.

Ghozali Everyday menjual swafoto dirinya yang diambil sejak 2017 hingga 2022. Tercatat, sebanyak 933 NFT yang dijual Ghozali Everyday dengan valuasi perdagangan per Jumat (14/1) sebesar 309 ETH atau sekitar Rp 14,3 miliar.

Maksud hati ingin mengikutji jejak Ghozali, warganet tanah air lantas berbondong-bodong pula menjual NFT di Marketplade seperti OpenSea. Bahkan beberapa orang telah menjual NFT foto wajah, Kartu Tanda Penduduk (KTP) hingga jajanan kaki lima.

Namun, perlu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan untuk menjual karya NFT. Salah satunya biaya-biaya yang harus dikeluarkan untuk menjual aset kripto satu yang tidak dapat dipertukarkan ini.

Mengutip CNBC Indonesia, berikut daftar biayanya yang wajib ditanggung saat menjual NFT:

Gas Fee

Gas fee adalah biaya yang harus dikeluarkan pengguna sebagai kompensasi bagi energi komputasi yang dikeluarkan untuk memproses dan memvalidasi transaksi di blockchain Ethereum.

Biaya ini dikeluarkan untuk minting smart contact ke dalam blockchain. Semakin cepat proses mainting smart contact ke dalam blockchain, semakin tinggi biaya yang dibayarkan ke marketplace NFT dan jaringan kripto, seperti dikutip dari Investorpedia, Senin (17/1/2022).

Gas Fee adalah biaya yang harus dibayarkan oleh pengguna untuk mengimbangi energi komputasi yang dikeluarkan untuk memproses sebuah transaksi di blockchain Ethereum.

Biaya ini dikeluarkan untuk minting smart contact ke dalam blockchain. Adapun jumlah biaya yang harus dibayar ditentukan oleh jumlah atau tingkat permintaan cryptocurrency di pasar.

Sementara untuk NFT

jumlah gas fee (biaya gas) juga ditentukan oleh seberapa cepat proses minting karya NFT. Semakin cepat proses minting, maka semakin tinggi biaya yang harus dibayarkan ke NFT marketplace dan jaringan kripto. Minting dalam NFT merupakan istilah mentokenisasi hasil karya di blockchain.

Ukuran yang digunakan dalam menghitung gas fee adalah GWEI. Satu GWEI setara dengan 0,000000001 Ethereum. Dimana jumlah maksimalnya untuk memproses transaksi yakni 21.000 GWEI. Hal ini berarti biaya maksimal yang dikeluarkan bisa mencapai 0,000021 Ethereum.

Biaya transaksi NFT

Selain biaya gas fee, pengguna yang menjual NFT juga wajib membayar biaya transaksi yang ditetapkan platform marketplace.

OpenSea misalnya, platform ini mengenakan biaya awal untuk menginisasi akun sebesar US$70-US$300 dan memberikan akses ke NFT sebesar US$10-US$30. Selain itu, ada pula biaya sebesar 2,5% dari harga saat NFT terjual.

Untuk platform Foundation, dipungut biaya awal antara US$120 hingga US$400. Selain itu, ada pula biaya sebesar 15% dari harga penjualan awal sebagai biaya layanan.

Link Terkait:

kemenaglangkat.id
rwblog.id
kukar.id
rumussoal.com